Rabu, 20 Juni 2012

Cara Merawat Bayi

Cara Merawat Bayi


Cara Mengatasi Cacingan pada Bayi

Posted: 20 Jun 2012 03:27 AM PDT

Mencegah Bayi Cacingan

Bayi dan cacingan adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Itulah sebabnya diperlukan cara yang tepat untuk mengatasi bayi cacingan. Karena jika hal ini tidak segera diatasi, tumbuh-kembang anak akan terganggu. Di mana hal ini juga akan mempengaruhi kecerdasan mental dan juga kesehatan bayi. Lalu, Bagaimana cara mengatasi bayi cacingan? Berikut ada resep tradisional yang bisa Anda gunakan sebagai tips bayi yang terkena cacingan. Antara lain:

Pertama, Anda bisa menggunakan wortel dan santan sebagai obat cacingan. Di mana untuk lebih ringkasnya, sediakan parutan wortel yang berasal dari 5 buah wortel berukuran mini yang sudah dikupas dan dicuci bersih. Dan sediakan pula santan kelapa sebanyak 10 sendok makan, serta air matang sebanyak 6 sendok makan. Kemudian untuk cara membuatnya, peraslah parutan wortel tersebut dengan menambahkan air matang. Setelah itu, ambil 8 sendok makan air dari perasan wortel dan campurlah dengan santan. Nah, obat cacingan sudah siap untuk diminum.

Kedua, gunakan 1 jari pepaya dan 1 siung bawang putih yang sudah dikupas. Kemudian 1 gelas air kelapa dan ½ gelas susu sebagai obat cacingan. Dengan cara memotong kecil-kecil pepaya dan bawang putih. Kemudian masak kedua bahan tersebut dengan air kelapa hingga tersisa ½ gelas. Setelah itu, saring ½ nya dan campurkan dengan susu. Kemudian minumkan.

Ketiga, untuk mengatasi bayi cacingan, gunakan 2 rimpang jahe sebagai obat tradisional. Di mana Anda bisa mengaplikasikannya dengan 1 sendok makan madu dan 1 ½ gelas air matang. Cara membuatnya adalah dengan memotong tipis-tipis jahe yang sudah dicuci bersih. Kemudian masaklah jahe tersebut dengan air hingga tersisa 1 gelas air. Setelah itu, tunggulah sampai air tersebut dingin dan saringlah. Kemudian berikan madu pada jahe yang sudah disaring dan minumkan pada bayi Anda.

Gejala Pneumonia Pada Bayi

Posted: 19 Jun 2012 10:29 PM PDT

Gejala pneumonia Pada Bayi

 

Gejala Pneumonia Pada Bayi

Definisi :

Pneumonia adalah proses infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli). Selain gambaran umum di atas, Pneumonia dapat dikenali berdasarkan pedoman tanda-tanda klinis lainnya dan pemeriksaan penunjang (Rontgen, Laboratorium) (Wilson, 2006).

Pada usia anak-anak, Pneumonia merupakan penyebab kematian terbesar terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Angka kematian Pneumonia pada balita di Indonesia diperkirakan mencapai 21 % (Unicef, 2006). Adapun angka kesakitan diperkirakan mencapai 250 hingga 299 per 1000 anak balita setiap tahunnya. Fakta yang sangat mencengangkan. Karenanya, kita patut mewaspadai setiap keluhan panas, batuk, sesak pada anak dengan memeriksakannya secara dini (Setiowulan, 2000)

penyabab :

Sebagian besar penyebab Pneumonia adalah mikroorganisme (virus, bakteri). Dan sebagian kecil oleh penyebab lain seperti hidrokarbon (minyak tanah, bensin, atau sejenisnya) dan masuknya makanan, minuman, susu, isi lambung ke dalam saluran pernapasan (aspirasi).

Berbagai penyebab Pneumonia tersebut dikelompokkan berdasarkan golongan umur, berat ringannya penyakit dan penyulit yang menyertainya (komplikasi). Mikroorganisme tersering sebagai penyebab Pneumonia adalah virus, terutama Respiratory Syncial Virus (RSV) yang mencapai 40%. Sedangkan golongan bakteri yang ikut berperan terutama Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae type b (Hib).

Pneumonia pada bayi baru lahir biasanya berawal dari pecahnya ketuban sebelum waktunya yang mengakibatkan terjadinya infeksi pada cairan ketuban ( amnionitis )

janin terendam dalam cairan ketuban yang terinfeksi dan di hurup oleh janin shingga masuk ke dalam paru-paru.

Pneumonia juga bisa terjadi beberapa minggu setelah bayi lahir, terutama pada bayi yang di bantu pernafasannya oleh ventilator.

Gejala :

Gejala Pneumonia sagat berfariasi mulai dari pernafasan yang cepat sanpai kegagalan pernafasan dan tekanan darah yang sangat rendah

Manfaat Bawang Merah dan Bawang Putih untuk Bayi

Posted: 19 Jun 2012 08:07 AM PDT

Manfaat Bawang Merah dan Bawang Putih untuk Bayi

Bawang merah dan bawang putih merupakan tanaman yang sering dijadikan sebagai ramuan tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Selain itu ramuan tradisional ini telah digunakan secara turun menurun dalam perawatan bayi.

Manfaat bawang merah dan manfaat bawang putih sangatlah banyak. Hal tersebut dapat diketahui dari kandungan zat yang ada dalam bawang putih dan bawang merah. Bawang putih sendiri mengandung beberapa zat positif seperti kalsium, saltivin, sulfur, fosfor, zat besi, protein, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.

Manfaat bawang putih untuk bayi diantaranya:

  • Melancarkan peredaran darah bayi karena mengandung zat anti kolesterol.
  • Mengandung vitamin A sehingga sangat baik untuk perkembangan organ mata bayi.
  • Dapat berperan sebagai antibakteri dan antibiotik, sehingga meningkatkan daya tahan tubuh bayi .
  • Kandungan sulfur dalam bakteri dapat membunuh virus penyebab flu dan batuk.
  • Membantu kerja usus bayi sehingga metabolisme pencernaan dalam lambung menjadi lancar dan kesehatan lambung dapat terjaga.
  • Parutan bawang putih dapat mengatasi berbagai gangguan kulit seperti luka, iritasi, memar, dan penyakit herpes (karena bawang putih dapat membunuh virus herpes).

Beberapa manfaat bawang putih tersebut dapat menjadi pertimbangan ibu untuk mulai mengenalkan bawang putih pada pada bayi yang sudah mulai mendapat asupan makanan. Untuk memperoleh manfaat bawang putih tersebut ibu dapat menambahkan sedikit bawang putih pada bubur bayi atau makanan lain yang dikonsumsi bayi.

Sedangkan bawang merah memiliki kandungan zat seperti fosfor, niacin, vitamin C, Sulfur, kalsium, enzim alinase, minyak atsiri, asam fenol, dan pektin. Zat-zat tersebut dapat memberikan manfaat positif bagi bayi.

Manfaat bawang merah untuk bayi:
Parutan bawang merah dapat menurunkan demam pada bayi. Parutan bawang merah tersebut dicampur dengan minyak zaitun dan minyak telon, lalu oleskan pada seluruh permukaan tubuh bayi yang terkena demam.
Dapat mengatasi perut kembung dan masuk angin pada bayi dengan cara mengoleskan bawang merah yang telah dihaluskan pada perut bayi.
Kandungan minyak atsiri dalam bawang merah dapat berperan sebagi antibakteri dan antiseptik.
Bawang merah dapat melancarkan sirkulasi darah pada tubuh bayi.
Dapat mengatasi berbagai penyakit yang sering menimpa bayi seperti batuk, pilek, dan cacingan.

Setelah diketahui manfaat bawang merah dan bawang putih yang sangat positif bagi bayi, maka tidak ada salahnya bagi ibu mencoba beralih ke ramuan tradisional untuk perawatan bayinya.

Manfaat Bawang Merah dan Bawang Putih untuk Bayi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar